Pengertian Command Line Interface(CLI) Beserta Perintah Dasar Pada Mikrotik


Pengertian CLI

Command Line Interface(CLI).




  CLI adalah tipe antarmuka dimana pengguna berinteraksi dengan sistem operasi melaluitext-terminal. Pengguna menjalankan perintah dan program di sistem operasi tersebut dengan cara mengetikkan baris-baris tertentu.

Meskipun saat ini mikrotik sudah memiliki antarmuka Grafis seperti Winbox dan Webfig tapi perintah-perintah dasar CLI juga kerap diperlukan dalam melakukan settingan pada mikrotik apalagi jika hendak menggunakan fitur-fitur seperti management bandwidth. Perintah CLI juga sangat diperlukan jika hendak membuat aplikasi yang belum ada pada Mikrotik menggunakan API (Application Programming Interface). Berikut adalah perintah Dasar Mikrotik beserta fungsinya


1. INTERFACE PRINT = digunakan untuk melihat informasi interface yang ada pada mikrotik

2. IP ADDRESS PRINT = digunakan untuk melihat informasi IP Address pada masing-masing Interface Mikrotik

3. IP SERVICE PRINT = digunakan untuk melihat informasi service yang ada pada mikrotik

4. SYSTEM SHUTDOWN = digunakan untuk men-shutdown mesin mikrotik

5. SYSTEM REBOOT = digunakan untuk merestart mesin mikrotik

6. SYSTEM BACKUP SAVE = digunakan untuk Membackup Settingan Mikrotik

7. IP DNS PRINT = digunakan untuk menampilkan informasi DNS pada mikrotik

8. IP ROUTE PRINT = digunakan untuk menampilkan informasi tabel routing pada mikrotik

9. PASSWORD = digunakan untuk mengganti password Mikrotik

10. USER PRINT = digunakan untuk melihat informasi user yang ada di mikrotik

11. SYSTEM IDENTITY SET NAME = digunakan untuk mengganti nama mesin mikrotik

12. IP ADDRESS ADD ADDRESS=192.168.x.x/24 INTERFACE=ether = digunakan untuk menambahkan IP Address pada interface mikrotik

13. INTERFACE SET NAME=nama Nomor = digunakan untuk merubah nama interface Mikrotik

14. SYSTEM PACKAGE PRINT = digunakan untuk melihat informasi package yang ada di mikrotik

15. USER ADD NAME=USER GROUP=FULL PASSWORD=PASSUSER = digunakan untuk menambahkan user baru pada mesin mikrotik

16. IP ROUTE ADD GATEWAY=192.xx.x.x = digunakan untuk menambahkan gateway

17. IP DNS SET SERVERS=x.x.x.x,x.x.x.x = digunakan untuk menambahkan informasi DNS server pada mikrotik

18. SYSTEM RESOURCE PRINT = digunakan untuk melihat informasi resource perangkat

19. IP ADDRESS REMOVE Nomor = digunakan untuk menghapus IP Address pada interface mikrotik

20.FILE PRINT = digunakan untuk melihat informasi file yang ada pada mesin mikrotik

21.IP POOL PRINT = digunakan untuk melihat informasi IP POOL pada mesin mikrotik



Kamis, 22 Januari 2015
Posted by Unknown

Perangkat mikrotik beserta fungsinya




PERANGKAT MIKROTIK


♠ Posted by bobby putra at 09.17

MIKROTIK

  MikroTik RouterOS™ adalah sistem operasi dan perangkat lunak yang dapat digunakan untuk menjadikan komputer manjadi router network yang handal, mencakup berbagai fitur yang dibuat untuk ip network dan jaringan wireless, cocok digunakan oleh ISP dan provider hotspot.

Router RB750

  RB750 adalah routerboard yang sangat mungil dan diperuntukkan bagi penggunaan SOHO. Memiliki 5 buah port ethernet 10/100, dengan prosesor baru Atheros 400MHz. Sudah termasuk dengan lisensi level 4 dan adaptor 12V.
Add caption

Spesifikasi RB750 :


Groove A 52HPn (Access Point 2GHz/5Ghz)

  Groove adalah Model seri outdoor terkecil, sepenuhnya Feature RouterBOARD powered by RouterOS. Weatherproof, tahan lama dan siap untuk digunakan. Ia memiliki satu 10/100 Ethernet port dengan dukungan PoE dan built-in 500mW radio nirkabel 802.11a/b/g/n. Dengan teknologi Nv2 TDMA, 125Mbit agregat throughput adalah mungkin, hanya dibatasi oleh port ethernet.

Spesifikasi Groove A 52HPn (Access Point 2GHz/5Ghz) :


Wireless Indoor RB493 (1 bh AP ABG)

  Routerboard RB493 (Atheros 7130 CPU, 64MB MB RAM, 64MB NAND Storage) dengan RouterOS (Level 4 CF) dalam kemasan kotak indoor yang ringkas, dengan 9 (sembilan) buah port ethernet 10/100 dan satu buah wireless minipci R52. Sudah termasuk 1 buah adaptor 24 Volt.

Spesifikasi Wireless Indoor RB493:


Wireless Outdoor RB711UA-2HnD (1 bh AP BGN) + Sectoral 120

  Produk dengan routerboard embedded RB711 dengan high power wireless access point 2,4 GHz (dual polarity), 400Mhz Atheros CPU, 64MB RAM, outdoor case dan routeros L4. Sudah termasuk adaptor dan PoE, dilengkapi dengan antenna sectoral N 2.4Ghz-120 derajat.

Spesifikasi Wireless Outdoor RB711UA-2HnD :


RouterBoard RB411U

  BOARD ONLY - RB411U merupakan routerboard yang didesain sebagai akses point entry level. Dengan processor Atheros 300MHz dan 1 buah slot USB, serta menggunakan Mikrotik RouterOS level 4. Memiliki 1 port ethernet dan 1 slot minipci dan 1 slot MiniPCI-e.

Spesifikasi RouterBoard RB411U:

Gigabit Ethernet 4 Ports PCI-e (Atheros)

  Gigabit Ethernet card memiliki empat 10/100/1000T port Gigabit Ethernet pada kartu tunggal, memberikan Anda kesempatan untuk menambahkan lebih banyak port ke router Anda, dan menyimpan berharga slot PCIe. Bawa throughput maksimum dan kepadatan port ke perangkat Anda, dan dengan PCIe.

Spesifikasi Gigabit Ethernet 4 Ports PCI-e (Atheros):
  • Format: PCIe x4
  • Ethernet: Four independent 10/100/1000 Mbit Gigabit Ethernet ports with Auto-MDI/X
  • Dimensions: 150 mm x 69 mm (excluding bracket)
  • Operating System: RouterOS, Windows, Linux
  • Checksum offload features for IP, TCP, and UDP, lowering CPU utilization and optimizing network performance
  • Wake-On- LAN (WOL) and AMD Magic PacketTM.
  • IEEE 802.3x compliant flow control support
  • Interrupt coalescing
  • Advanced DSP architecture implementing digital adaptive equalization, echo and crosstalk cancellation
  • Cable Diagnostic Test (CDT) for open, short cable, cable length detection, and incorrect or mismatched impedance.
  • Intelligently reduces power based on cable length detected
  • Green Ethernet feature support
  • Supports Energy Star 4.0

 

 

R52H Wireless Minipci 350mW ABG

  Wireless MiniPCI produksi Mikrotik yang bekerja sesuai dengan standar 802.11a+b+g, untuk aplikasi wirelesss broadband. Bekerja pada frekuensi 2.192-2.539 dan 4.920-6.100GHz  dengan power maksimal 350 mWatt. Sangat sesuai dengan RouterOS Mikrotik.

Spesifikasi R52H Wireless Minipci 350mW ABG:Chipset: Atheros AR5414
  • Standards: IEEE802.11a, IEEE802.11b, IEEE802.11g
  • Media Access: CSMA/CA with ACK architecture 32-bit MAC
  • Security: Hardware-based 64/128 bit WEP, TKIP and AES-CCM encryption, WPA, WPA2, 802.1x
  • Modulation: 802.11b+g: DSSS, OFDM for data rate >30Mbps, 802.11a: OFDM
  • Host Interface: Mini-PCI form factor; Mini-PCI Version 1.0 type 3B suggested only for motherboards that are produced after 2004
  • Connectors: Two U.fl connectors
  • Wi-Fi: WECA Compliant
  • Certifications: FCC, EC
  • Powering: 3.3V +/- 10% DC; 800mA max (600mA typ.)
  • Frequencies:
    - 802.11b/g 2.192 – 2.507 (5 MHz step); 2.224 – 2.539 (5MHz step)
    - 802.11a 4.920 – 6.100 (5 MHz step)
  • Transfer Data Rate:
    - 802.11b:11,5.5,2,1 Mbps, auto-fallback
    - 802.11g(Normal mode):54,48,36,24,18,12,9,6 Mbps, auto-fallback
    - 802.11g(Turbo mode):108,96,72,48,36,24,18,12 Mbps, auto-fallback
    - 802.11a(Normal mode):54,48,36,24,18,12,9,6 Mbps, auto-fallback
    - 802.11a(Turbo mode):108,96,72,48,36,24,18,12 Mbps, auto-fallback
  • Output Power / Receive Sensitivity:
    - IEEE 802.11a: 24dBm / -90dBm @ 6Mbps, 19dBm / -70dBm @ 54Mbps
    - IEEE 802.11b: 25dBm / -92dBm @ 1Mbps,25dBm / -87dBm @ 11Mbps
    - IEEE 802.11g: 25dBm / -90dBm @ 6Mbps, 20dBm / -70dBm @ 54Mbps
    * with RouterOS v2.9 and newer, tested to comply with IEEE802.11 BER specs
  • Supported OS: MikroTik RouterOS, Windows XP, GNU/Linux
  • Operation Temp.: -20°C to 70°C
  • Storage Temp.: -65°C to 100°C
  • Humidity range: Operating 5% to 95% (non-condensing)
  • Dimensions: 6.0cm x 4.5 cm
  • Weight: 20 grams 
      

 

2.4 GHz 9 dBi N-Type Male Omni Antenna

Antenna Indoor 2,4 GHz, 9 db, dengan konektor N-Male.

Spesifikasi Omni Antenna:

Applications:
  • 2.4 GHz ISM Band
  • IEEE 802.11b, 802.11g Wireless LAN
  • IEEE 802.11n (Pre-N, Draft-N, MIMO) Applications
  • Bluetooth®
  • WiFi
  • Wireless Video Systems
  • Multipoint and Mobile Applications 
Features: 
  • Flexible "Rubber Duck" antenna
  • Tilt and swivel design
  • N-Male Connector
  • RoHS Compliant 
Electrical Specifications 
  • Frequency 2400-2500 MHz
  • Gain 9 dBi
  • Horizontal Beam Width 360°
  • Vertical Beam Width 25°
  • Impedance 50 Ohm
  • Max. Power 50W
  • VSWR < 2.0:1
  • Lightning Protection DC Ground
Mechanical Specifications 
  • Length 15" (381 mm)
  • Max. Diameter 0.62" (15.7 mm)
  • Finish Matte Black
  • Connector N-Male
  • Operating Temperature -40° C to to 60° C (-40° F to 140° F)
  • Polarization Vertical
  • Flame Rating: UL 94HB
  • RoHS Compliant: Yes 

 

 

Sectoral Antenna 4.9-6.1GHz 15dbi

  5 GHz Band Antena dengan 120 ° Broadband Sektoral Antena memberikan solusi biaya yang efektif untuk skala besar dan aplikasi Point-to-Multi-Point termasuk 1 buah kabel jumper N-Male to N-Male 1 meter, 5 GHz Band Sectoral Antena dengan Gain 15db kinerja yang stabil dengan ukuran kecil sehingga mudah untuk diimplementasikan. System Mounting yang fleksibel memungkinkan untuk instalasi cepat dan mudah. Antenna ini dilindungi dengan UV radome cocok untuk instalasi lingkungan yang keras.


Spesifikasi Sectoral Antenna 4.9-6.1GHz 15dbi:

Electrical

  • Frequency range: 4.9 - 6.1 GHz
  • Gain,typ.: 15 dBi
  • VSWR, max.: 1.8:1
  • 3 dB Beam-Width, H-Plane, typ.: 120 °
  • 3 dB Beam-Width, E-Plane, typ.: 8 °
  • Side Lobes, min.: ETSI EN 302 085 V1.2.3 – CS1
  • Polarization: Linear Vertical
  • Cross Polarization, min.: ETSI EN 302 085 V1.2.3 – CS1
  • Front to Back Ratio, min.: ETSI EN 302 085 V1.2.3 – CS1
  • Input power, max: 50 Watt
  • Input Impedance: 50 Ohm
  • Lightning Protection: DC Grounded 

Mechanical

  • Dimensions (HxWxD): 573 x 95 x 53 mm (22.6"x3.7"x2.1")
  • Connector: N-Type, Female
  • Back Plane: Aluminum; protected through chemical passivation
  • Radome: UV Protected, Plastic
  • Mount: MNT-22 

Environmemtal

  • Operating Temperature Range: -40° C to +65° C
  • Vibration: According to IEC 60721-3-4
  • Wind Load: 200 km/h (survival)
  • Flammability: UL94
  • Water Proofing: IP-65
  • Humidity: ETS 300 019-1-4, EN 302 085 (annex. A.1.1)
  • Ice and Snow: 10 mm radial (survival)
  • Salt Fog: According to IEC 68-2-11
  • Service Life: > 10 years   

 

 

Solid Parabolic 5GHz 21dbi

  The Directional antena parabola yang bekerja di pita 5 GHz. Ada kemungkinan untuk menggunakan Direct 21-5G dalam polarisasi horizontal atau polarisasi vertikal. Antena terbuat dari kualitas atas dua lapis ABS / kaca (PMMA) materi yang memungkinkan Direct 21-5G yang akan digunakan juga dalam kondisi iklim lebih sulit. Antena adalah tahan korosi dan masa pakai baterai yang sangat lama. Berat Direct 21-5G sangat rendah (sampai 0,69 KG).

Spesifikasi Solid Parabolic 5GHz 21dbi:
Frequency Band5470 – 5725 MHz 
  • Dimensions: 360 x 270 mm
  • Gain: 21 dBi
  • -3 dB Beamwidth: 10°
  • Weight: 690 g
  • Connector: N – Female
  • Polarization: Horizontal / Vertical
  • Impedance: 50 ?
  • Material: Aluminium + ABS 
Kamis, 15 Januari 2015
Posted by Unknown

Penjelasan dan fungsi dari mikrotik


    Pengertian Mikrotik – Perkembangan teknologi informasi tidak bisa dipasahkan dari perkembangan teknologi dan infrastruktur jaringan komputer. Teknologi informasi semakin berkembang kian pesat berkat dukungan jaringan komputer yang memadai. Contoh paling mudahnya adalah menjamurnya media sosial yang tidak bisa dipungkiri memiliki andil besar terhadap cepatnya informasi terkirim dari pusat informasi sampai ke penerima informasi. Kita bisa dengan mudah mendapatkan informasi, bahkan melalui media ponsel sekalipun, hal ini dikarenakan fasilitas ponsel yang semakin canggih mendukung berbagai tipe jaringan akses data, dan infrastruktur jaringan tersebut kini sudah semakin baik pula juga tersedia di hampir seluruh daerah.
Banyak sekali komponen-komponen pada suatu jaringan komputer sehingga menciptakan infrastruktur jaringan yang bisa kita nikmati. Salah satu komponen jaringan komputer yang masuk kedalam komponen paling penting adalah router. Router sendiri berfungsi sebagai penghubung dan pengatur dua buah jaringan atau lebih guna meneruskan data dari satu jaringan ke jaringan lainnya (Baca: Pengertian Router). Router adalah sebuah perangkat komputer jaringan yang memiliki fungsi khusus sebagaimana disebutkan di atas. Sebagaimana halnya komputer lain, router juga berjalan di atas sebuah sistem operasi khusus. Salah satu sistem operasi router yang populer digunakan saat ini adalah Mikrotik RouterOS. Lalu apa pengertian Mikrotik RouterOS tersebut? Kami akan membahas pengertian Mikrotik pada artikel ini.

Pengertian Mikrotik

Pengertian Mikrotik adalah sebuah sistem operasi termasuk di dalamnya perangkat lunak yang dipasang pada suatu komputer sehingga komputer tersebut dapat berperan sebagai jantung network, pengendali atau pengatur lalu-lintas data antar jaringan, komputer jenis ini dikenal dengan nama router. Jadi intinya mikrotik adalah salah satu sistem operasi khusus untuk router. Mikrotik dikenal sebagai salah satu Router OS yang handal dan memiliki banyak sekali fitur untuk mendukung kelancaran network.

Fungsi Mikrotik dan Kelebihan Mikrotik

Router Mikrotik bisa digunakan pada jaringan komputer berskala kecil atau besar, hal ini tentunya disesuaikan pada resource daripada komputer itu sendiri. Jika mikrotik digunakan untuk mengatur network kecil maka penggunaan perangkat komputernya bisa yang biasa-biasa saja, namun jika yang ditanganinya adalah jaringan berskala besar seperti kelas ISP maka penggunaan perangkat komputernya pun harus yang benar-benar handal yang memiliki spesifikasi tinggi.
Kelebihan Router Mikrotik adalah mudah dalam pengoperasian. Disebut mudah bila kita bandingkan dengan ROuter OS lain seperti Cisco dan lainnya. Kemudahan pengoperasian Router berbasis Mikrotik OS salah satunya adalah berkat tersedianya fitur GUI. Jadi kita bisa setup router tidak hanya melalui tampilan text yang biasa digunakan OS router lain, tapi juga bisa dilakukan melalui sebuah aplikasi remote berbasis GUI bernama Winbox. Kelebihan lain dari Mikrotik RouterOS adalah banyaknya fitur yang didukung. Fitur-fitur network yang terdapat pada Mikrotik OS tersebut adalah:
  • Routing – Static Routing
  • Hotspot
  • Simple Tunnels
  • Web Proxy
  • DHCP
  • VRRP
  • NTP
  • SNMP
  • MNDP
  • Firewall & NAT
  • Data Rate Management
  • Point-to-Point Tunneling Protocols
  • IPsec
  • Caching DNS Client
  • Universal Client
  • UPnP
  • Monitoring/Accounting
  • M3P
  • Tools
  • dan masih banyak lainnya, termasuk support scripting programming
Sederhananya Mikrotik adalah sebuah sistem operasi router yang bisa menjalankan dan mengatur aktivitas network secara menyeluruh. Mulai dari management bandwidth, routing, billing hotspot, data user, load balancing, hingga routing BGP.
Demikianlah informasi pengertian Mikrotik dan fungsi Mikrotik. Semoga dengan adanya informasi ini dapat memperluas wawasan kita semua pada bidang keilmuan komputer dan jaringan komputer. Untuk artikel berikutnya kami akan membahas sejaran Mikrotik.
Rabu, 14 Januari 2015
Posted by Unknown

Tutorial instalasi windows server 2003

Cara Instalasi Windows Server 2003


   Cara Instalasi Windows Server 2003 - Sebelum melakukan instalasi pastikan Komputer yang 
akan anda instalsudah memenuhi persyaratan minimal sbb :

Windows Server 2003 Standard Edition
Processors minimum speed 550 megahertz (MHz). Atau minimum support 133 MHz. Maximum 
mendukung 4 processors per computer.
256 megabytes (MB) RAM (recommended minimum) atau minimum 128 MB, dan maksimum 4 
gigabytes (GB).

Windows Server 2003 Web Edition
Satu atau Dua processors dengan recommended minimum kecepatan 550 megahertz (MHz). 
Minimum speed 133 MHz. Maximum mendukung dua processors per computer.
256 megabytes (MB) RAM (recommended minimum) atau minimum 128 MB, dan maksimum 2 
gigabytes (GB).
Minimal Ruang hard disk 1.25 GB sampai 2 GB.
Harus menggunakan Partisi NTFS untuk Windows Server 2003, Web Edition.

Windows Server 2003 Enterprise Edition
Processors minimum speed 550 megahertz (MHz). Atau minimum support 133 MHz. Maximum 
mendukung 8 processors per computer.
256 megabytes (MB) RAM (recommended minimum) atau minimum 128 MB, dan maksimum 32 
gigabytes (GB).

Windows Server 2003 Datacenter Edition
Diharuskan memiliki 8 atau lebih processors dengan minimum speed 400 megahertz (MHz). Untuk 
memulai instalasi baru, membutuhkan minimum processor 550 MHz. Maximum mendukung 32 
processors 
per computer.
512 megabytes (MB) RAM minimum, 128 gigabytes (GB) maximum.
2 GB ruang hard-disk kosong (minimum) untuk Setup.
Dari kebutuhan hardware diatas anda bisa memilih ingin mengintal Windows Server 2003 yang 
sesuai dengan komputer anda.



Langkah-langkah untuk instalasi system operasi pada PC server akan dijelaskan sebagai berikut :
1. Masukan master CD Windows Server 2003 ke dalam CD-ROM anda, kemudian restart komputer 
    anda. (Pastikan setting boot ordernya sudah pada CD-ROM)
2. Komputer akan melakukan proses Booting melalui CD-ROM anda yang telah berisi CD master 
    Windows Server 2003.
3. Tekan tombol Enter. Maka akan tampil seperti tampak pada gambar di bawah ini.
installwindows20031

4. Sesaat kemudian Windows Server 2003 akan menampilkan tampilan selamat datang 
seperti terlihat pada gambar di bawah ini.
installwindows20032


















Gambar Tampilan Selamat Datang

5. Tekan tombol Enter untuk Setup Windows Server 2003. Maka akan keluar tampilan
Windows Licencing Agreement.
installwindows20033
Gambar Windows licensing aggreement

6. Klik tombol F8 jika ingin melanjutkan instalasi Windows Server 2003.
Selanjutnya tekan tombol Enter untuk mulai meng-instal Windows Server 2003.
installwindows20034
Dalam pembagian partisi, kita dapat mengikuti petunjuk yang telah disediakan oleh 
Windows.Untuk Membuat partisi, kita menekan tombol C, kemudian tentukan besarnya
ruang harddisk yang diinginkan. Ketik angka, misalnya 1000, berarti kita membuat 
partisitersebut sebesar 1000 Mb atau 1 Gb.
Ulangi langkah-langkah diatas untuk membuat partisi yang lainnya.

7. Windows Server 2003 akan meminta untuk melakukan format terhadap 
Hard Disk /Partisi yang akan digunakan pada proses Instalasi Windows Server 2003.
Jika anda memilih Partisi C sebagai tempat instalasi windows, arahkan posisi ke 
partisi C,lalu tekan enter untuk melanjutkannya.
Setelah itu pilih file system yang ingin digunakan. Secara Umum terdiri daridua jenis,
yaitu : NTFS dan FAT.
installwindows20035
Gambar Pemilihan file system

8. Windows Server 2003 akan mem-format Hrd Disk / Partisi Hard Disk yang akan
digunakan untuk Instalasi.
installwindows20036
Gambar Proses format partisi

9. Setelah proses format Hard Disk / Partisi Hard Disk selesai dilakukan,
maka Windows Server 2003 akan mengkopi seluruh file-file instalasi
yang dibutuhkan selama proses Instalasi Windows Server 2003.
installwindows20037
Gambar Proses copy file

10. Setelah proses pengkopian seluruh file-file instalasi yang dibutuhkan
selama proses Instalasi Windows Server 2003 selesai, maka windows
mulai untuk proses instalasinya seperti terlihat pada gambar di bawah ini.
installwindows20038
Gambar Proses instalasi windows

11. Windows Server 2003 akan menampilkan jendela pengaturan Regional and
Language Options seperti terlihat pada gambar di bawah.
installwindows20039
Gambar Regional and language options
12. Klik tombol Next, maka akan muncul jendela Personalized Your Software.
Masukkan sesuai dengan Nama dan Organisasi yang sesuai dengan lisensi anda.
installwindows200310
Gambar Personalize your software

13. Klik tombol Next, maka akan muncul jendela Your Product Key.
Masukkan 25 digit key produk yang anda punya.
installwindows200311
Gambar Pengisian product key

14. Setelah itu masukan Licencing Modes klik tombol Next. Pada tahapan ini kita dapat
memilih 2 opsi, yaitu Per server dan Per Device (seat). Nah anda pilih yang mana ?
Jika kita berbicara tentang Lisensi Resmi tentu saja hal ini sangat berpengaruh.
Jika pilihannya adalah per server, kita memiliki jumlah 1 lisensi untuk berapa pengguna.
Jika anda mengisi angka 100 CAL, berarti 1 lisensi yang kita miliki hanya boleh dan bisa
diakses oleh100 user dalam waktu yang bersamaan. CAL atau Client Access License
adalah lisensi untuk mendapatkan keabsahan mengakses ke server oleh setiap user 
atau device yang  terhubung ke server.
Sebaliknya, jika anda memilih per Device, berarti setiap server yang kita punya memiliki 
lisensi tersendiri.
installwindows200312
Gambar Licensing modes

15. Masukan Nama Komputer dan Password Administrator dari Windows Server 2003.
Kemudian klik tombol Next. Nama Komputer tidak boleh diisi sembarangan,
karena akan terkait dengan proses konfigurasi yang lainnya.
installwindows200313
Gambar Pengisian computer name dan password administrator

16. Masukan Tanggal dan Waktu komputer yang akan di-install Windows Server 2003,
kemudian klik tombol Next.
installwindows200314
Gambar Pengaturan date and time

17. Windows Server 2003 akan menampilkan jendela Networking Setting.
Jika tidak akan melakukan seting-an standar yang diberikan oleh Windows
Server 2003 (Default) saat ini, klik tombol Next.
installwindows200315
Gambar Pengaturan jaringan

18. Tunggu beberapa saat, windows akan melakukan proses konfigurasi.
19. Windows Server 2003 telah selesai di Install, langkah berikutnya login ke dalam
komputer tersebut dengan menekan tombol keyboard CTRL + Alt + Delete.
20. Masukan User name dan password administartor, kemudian klik tombol OK
Senin, 12 Januari 2015
Posted by Unknown

Popular Post

Diberdayakan oleh Blogger.

- Copyright © SHARING ILMU TEKNOLOGI -Metrominimalist- Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -